- Memiliki berat yang normal dibandingkan dengan sejenisnya (untuk ayam kampung beratnya 40-45g/butir)
- Pilih bentuk telur yang normal (tidak terlalu lonjong dan tidak terlalu bundar)
- Rongga udaranya jelas di bagian tumpul dan tidak berpindah-pindah (dapat dilihat dengan teropong telur).
- Telur dibersihkan dari kotoran dengan air hangat dan kain/spons (jangan pake amplas), telur yang kotor akan memungkinkan kontaminasi bakteri.
- Ratio induk Jantan dan betina 1:8 tidak lebih.
- Umur induk jantan dan betina tidak boleh kurang dari umur 12 bulan.
- Umur telur tidak lebih dari 5 hari karena daya tetas akan menurun sejalan dengan bertambahnya umur telur dan disimpan dengan benar (bagian tumpul diletakkan bagian atas) dan disimpan pada suhu 10-18 celsius.
- Tidak terdapat kecacatan seperti: retak, permukaan yang terlalu kasar,cangkang yang lembek,penebalan kulit di satu bagian, bagian kuning telur dobel,cangkang telur yang terlalu tipis menyebabkan penguapan isi telur terlalu tinggi,sebaliknya jika cangkang telur terlalu tebal anak ayam akan kesulitan memecah kulit telur.
- Telur telah dibuahi, karena apapun telurnya jika tidak dibuahi (pake pakan kosentrat)oleh pejantan maka tidak akan menetas. Katalog dan harga mesin penetas telur MJ
Senin, 21 Maret 2016
Memilih Telur Tetas yang Baik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar